00 0000
Warisan Pemikiran Cak Nur Perlu Diaplikasi Saat Ini


Cara pandang almarhum Nurcholish Madjid alias Cak Nur sangat relevan untuk diaplikasikan bagi Indonesia hari ini. Pasalnya, pola piker Cak Nur dipandang sebagai bentuk ketidaklaziman zaman. Dan itu memang bertolak belakang dengan persepsi arus utama kelaziman hari ini yang penuh dengan pesimisme, korupsi, serta prioritas terhadap simbolisme agama.

“Mari kita menggunakan legacy, apa yang diwariskan Cak Nur bukan dari tren arus utama, tetapi dari counter (melalui) tren ketidaklaziman yang baik yang harus kita perjuangkan menjadi kelaziman masa depan,” tutur mantan Menteri Lingkungan Hidup era Orde Baru Sarwono Kusumaatmaja, dalam acara Haul Almarhum Nurcholish Madjid, dengan tema Memaknai Indonesia Kita: Refleksi Kebangsaan 66 tahun Kemerdekaan Indonesia, yang dirangkai dalam Kajian TITIK-TEMU Nurcholish Madjid Society.

Hal itu ia ungkapkan melihat semakin minimnya komponen bangsa yang dapat berpikir secara optimistis layaknya Cak Nur tentang Indonesia. Ia menuturkan, mulai dari generasi tua seperti Ketua PP Muhammadiyah Syafii Maarif, hingga generasi baru.

“Padahal Indonesia member harapan. Indonesia adalah eksperimen demokrasi yang sukses, tapi belum sejati, karena masih dalam proses. Makanya saat ini masih dipenuhi orang-orang oportunistik,” ucapnya

Salah satu bentuk ketidaklaziman pemikirannya dari perspektif zaman, sambung mantan Mensesneg Akbar Tandjung, adalah mengenai sekularisme. Dalam pemikiran itu, jelasnya, Cak Nur memberikan batas yang tegas antara urusan agama dengan urusan duniawi, tanpa menghilangkan substansi agama dalam penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.

Sumber: www.mediaindonesia.com/Jum`at, 23/September/2011



***


Agenda
03 Nov 2017
UNDANGAN TERBUKA

PERESMIAN PERPUSTAKAAN Prof. Dr. Nurcholish Madjid

"Kepustakaan Pembentuk Pemikiran Cak Nur: Relasinya dengan Konteks Sosial"

 baca]


Rilis Pers
SIKAP INDEPENDEN NCMS 2014

Memperhatikan suasana politik jelang Pilpres 9 Juli 2014 dan pasca Pilpres sebelum penetapan Presiden dan Wakil Presiden terpilih, dirasakan cukup sensitif secara emosional yang mudah sekali menjadi pemicu yang bisa menyulut perpecahan, konflik, yang dikhawatirkan akan berakibat  lebih  serius  lagi,  yaitu  adanya ... [baca]


Agar Hukum Tidak Menjadi Fiksi

Donasi

Yayasan Sositas Nurcholish Madjid
Rekening No: 128-00-0561671-6
Bank Mandiri
KCP Tangerang BSD

Volume 8, Nomor 1

 
 
Grha STR lantai 4, Ruang 405 - Jl. Ampera Raya No 11, Cilandak, Jakarta Selatan 12550
© 2012 Nurcholish Madjid Society