Kajian TITIK-TEMU VI “Revolusi Spiritualitas: Ikhtiar Mewujudkan Kebenaran”

Di manakah letak spiritualitas dalam panggung kepemimpinan bangsa ini? Pertanyaan ini menjadi krusial untuk digulirkan di tengah carut marut kehidupan kebangsaan dan kenegaraan di Tanah Air. Kritik terhadap gejala defisit spiritualitas para pemimpin bangsa sesungguhnya merupakan suatu ikhtiar untuk menjemput sosok pemimpin yang otentik, menggali tipe kepemimpinan yang ideal sekaligus mendedah akar kebijakan publik yang kerap berjarak dengan spirit keadilan dan kemaslahatan bangsa.

Kegelisahan mendasar yang tengah diratapi oleh bangsa ini adalah bagaimana mewujudkan model dan mekanisme pengelolaan yang benar dan baik (good governance) dalam penyelenggaraan pemerintahan dan penggunaan kekuasaan (running government and exercising power). Ikhtiar tersebut, secara sosial-institusional, mensyaratkan figur pemimpin yang memiliki visi tentang masa depan bangsa dan menyandang intuisi kepemimpinan yang diterangi oleh pijar kearifan batin (bashîrah). Pada level empirik, kita sedang dihadapkan oleh fenomena kehidupan kebangsaan yang cukup mengkhawatirkan.

Nurcholish Madjid Society (NCMS) menggelar Kajian TITIK-TEMU VI dengan tema

“Revolusi Spiritualitas: Ikhtiar Mewujudkan Kebenaran” dengan Narasumber: Prof. Dr.

Kautsar Azhari Noer dan Soetrisno Bachir.

Bertempat di Yayasan Paramadina Pondok Indah Plaza I,. Kamis, 25 Februari 2010,

acara akan di mulai pukul 18. 30 dan diakhiri pukul 21.30.

Post a comment