Kajian TITIK-TEMU V “Islam dan Kebudayaan Jawa: Sejarah Akulturasi dan Sejarah Nilai”

Nurcholish Madjid Society (NCMS) menggelar Kajian TITIK-TEMU ke-5, dengan tema Islam dan Kebudayaan Jawa: Sejarah Akulturasi dan Sejarah Nilai. Dengan narasumber Prof. Dr. Abdul Hadi WM dan Martin Moentadhim Sri Marthawienata. Bertempat di Graha STR Lt. 3, Jl. Ampera Raya No. 11, Kemang, Jakarta Selatan Kamis, 20 Nopember 2009, Jam

Continue reading

Kajian Titik Temu IV “Agama-agama Ibrahimi, Titik Temu dan Titik Seteru antara Yahudi, Kristen dan Islam”

Yahudi, Kristen, dan Islam memiliki lebih banyak unsur pemersatu daripada titik seteru. Ada banyak sekali kesamaan terkait dengan isi kitab suci maupun kisah tentang para nabi. Ketiga agama besar ini pun sama-sama menandaskan bahwa ketaatan sejati terhadap wahyu Ilahi harus dilambari hubungan yang benar dengan Tuhan dan sesama manusia. Bahkan,

Continue reading

Kajian Titik Temu III “Mencari Pemimpin Publik”

Sejak reformasi 1998, proses demokratisasi di Indonesia bergerak dengan sangat cepat. Seluruh pranata politik yang tidak sesuai dengan tata pemerintahan demokratis diperbaharui dan diubah agar sesuai dengan prinsip dan standar negara demokrasi. Berbagai pembaruan dan perubahan sistem ketatanegaraan terus dilakukan dan menghasilkan banyak kemajuan yang siginifikan selama sebelas (11) tahun

Continue reading

Kajian Titik Temu II “Kehidupan Beragama dan Prospek Islam Politik di Indonesia ?”

Runtuhnya rezim otoritarian Indonesia disusul datangnya gelombang reformasi politik diharapkan dapat membuka kran-kran demokrasi yang sudah lama tertutup, sehingga pluralitas nilai dapat hidup di dalamnya secara berdampingan, dan tentu saja diakui. Namun, seiring dengan bergulirnya waktu, kenyataan justru menunjukan sebaliknya: pluralitas nilai yang ada di masyarakat justru termarginalisasi karena pemaksaan

Continue reading

Kajian Titik Temu I “Agama dan Krisis Indonesia Kontemporer: Sebab atau Solusi ?”

Kita kerap menyebut krisis sebagai sebuah situasi di mana keadaan normal atau stabil itu tiba-tiba absen dari kehidupan kita. Sejak krisis ’97 yang dimulai dari krisis finansial di Asia yang turut meluluhlantakkan perekonomian di Indonesia, kita tidak hanya menyaksikan hancurnya fondasi ekonomi. Dalam bidang politik, sedah sejak lama kehidupan politik

Continue reading