ISLAM, DOKTRIN DAN PERADABAN

Islam semakian diharapkan tampil dengan tawaran-tawaran kultural yang produktif dan konstruktif, serta mampu menyatakan diri sebagai pembawa kebaikan untuk semua, tanpa eksklusifisme komunal.

Orang Muslim harus secara otentik mengembangkan paham kemajemukan masyarakat (pluralism sosial). Bergandengan dengan itu dituntut pula kesanggupan mengembangkan sikap-sikap saling menghargai antara sesama anggota masyarakat, dengan menghormati apa yang dianggap penting pada masing-masing orang dan kelompok.

Nilai-nilai universal selalu ada pada inti ajaran agama yang mempertemukanseluruh umat manusia. Nilai-nilai universal itu harus dikaitkan kepada kondisi-kondisi nyata ruang dan waktu agar memiliki kekuatan efektif dalam masyarakat, sebagai dasar etika sosial.

Tulisan Nurcholish Madjid dalam buku ini adalah pikiran-pikiran dalam format dan ukuran demikian rupa sehingga masih member ruang bagi pembaca untuk bebas menyatakan diri dan mengambil peran. Dirancang sebagai bagian dari usaha membangun dialog dalam suasana terbuka, dengan mengembangkan tradisi menyatakan yang benar dan baik secara bebas dan tanpa prasangka, untuk kepentingan bersama diharapkan ikut mendorong tumbuhnya wawasan jauh kedepan dengan sikap jiwa yang tabah dan kukuh berpegang kepada cita-cita luhur, karena penuh harapan kepada Allah, Tuhan Yang Maha Esa.

 

Post a comment